Skip to main content

Posts

8 Jalan Rezeki

Barusan saya menerima forward-an message di grup kantor, judulnya: 8 Jalan Rezeki dalam Al-Qur'an Mari kita tengok, dari Al Qur'an Online di mushaf.id

Masih ambisi jadi pemimpin?

Image by Marc Hatot from Pixabay Berikut ini adalah script khutbah Jumat di sebuah perkantoran di bilangan perkotaan, tanggal 4 Oktober 2019. Menarik hingga saya copas disini, supaya menjadi bahan renungan bagi kita semua, khususnya yang saat ini memiliki pekerjaan yang mengimplementasikan sistem jabatan. Ketika ada hasrat untuk menduduki suatu jabatan, ingat dalil ini.

Ok clear, hidup adalah ujian

Image by WikiImages from Pixabay Manusia terlahir di dunia bukan sekedar untuk tamasya. Sebaliknya, untuk diuji, mana yang ibadahnya paling baik. Maka valid, di dunia banyak jebakannya. Jebakan dalam segala hal, senang maupun sedih.

Agile, Buru-buru, Labil?

Bismillah... Semoga Allah segera meluruskan bila ada yang salah dalam pemikiran saya ini yang hendak saya tuliskan ini. Image by Free-Photos from Pixabay Cerita kali ini tentang salah satu personality traits yang cukup populer di era teknologi saat ini, era digital, era milenial. Tidak lain ialah soal kelincahan, atau agility, yang bagi kalangan gamers

Mengejar Akhlaq, Umat yang sedikit

Image by John Hain from Pixabay Salam, Ini cerita flashback saya ketika di bangku SD. Kebetulan saya dimasukkan ke sekolah negeri, yang satu kelas isinya banyak sekali murid, sekalipun sudah dibagi kelas pagi dan siang. Pelajaran agama yang diajarkan di sekolah itu ialah agama Islam. Meskipun saya tidak terlalu pandai menghafal, tetapi saya cukup cerdik mempelajari situasi supaya mendapat nilai bagus di mata pelajaran agama tersebut, tentunya bukan dengan mencontek ataupun cara yang tidak mulia lainnya. Sebaliknya, ternyata trik yang saya lakukan itu merupakan pelajaran yang berharga seterusnya bagi kehidupan saya. Akhlaq.

Menegakkan syariat bagi pemeluknya

Bismillah.... Entah kenapa saya merasa kondisi politik di negara saya ini ada oknum ketiga yang mempengaruhi. Jadi sepertinya bukan soal kubu 01 lawan kubu 02, dan bahkan bagi saya keduanya baik-baik saja, tetapi rasanya kok ada kubu "03" ini yang sebenarnya adalah pengaruh yang kurang baik. Kuatirnya sekedar ribut dan mensuriahkan negeri ini. Oknum ketiga...

Was-was itu yang mestinya dilawan

Bismillah... Babe Haikal sempat beberapa waktu lalu mengatakan di dalam sebuah kajian bertemakan hijrah, bahwa ujian setelah hijrah itu bersiap-siap dibully. Setelah hijrah pastinya akan dihujani berbagai macam sebutan, dicap macam-macam. Mungkin supaya yang kurang lebih . Serupa, baru-baru ini saya juga sempat melihat kutipan kajian Buya Yahya, menyebutkan jangan kuatir dibilang "Sok Alim". Ini maksudnya di instagram sering ada yang posting yang menyerukan/mengingatkan tentang ibadah, hadist, dalil, kajian, tapi kemudian goyah karena kuatir dicap sok alim. Padahal disitulah ujiannya. Jangan-jangan benar, niat kita kemudian luruh dan menjadi riya'? Bisa jadi, tapi bukan berarti kemudian stop berbalik, justru tinggal diluruskan lagi saja niatnya. Contoh, ke tanah suci niat awalnya karena Allah, kemudian lama kelamaan terlalu banyak aktivitas media sosial, foto-foto dan sebagainya, kuatir jadi riya'. Nah, ini dilawan, di review lagi kontennya apa yang mau/telah...